Mungkin ini rasanya sudah sangat telat untuk menjawab tantangan hari kesepuluh. Tapi nggak apa, lebih baik terlambat daripada tidak pernah. Begitu kalau kata pepatah. Mungkin tulisan ini nggak akan panjang-panjang, karena saya rasa berjanji tidak perlu alasan yang muluk-muluk. Cukup dalam beberapa kalimat. Latar belakangnya tidak perlulah. Saya tidak suka mengenang masa lalu.
Jadi, saya hanya ingin tidak mengulangi lagi ndableg yang kebangetan. Ndableg standar masih bisa ditolerir lah.
Cukup begitu saja. Semoga saya bisa melakukannya bersama hal-hal lain yang ingin saya lakukan.
CONVERSATION
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
About Me
Popular Posts
-
At 2 A.M. Oleh: Refa A. Tidak ada yang lebih putus asa dari pemikirian pukul dua pagi. Tidak ada yang lebih menyedihkan daripada aku yan...
-
Peserta Sumpah Pemuda Kongres II Oke, ada yang inget ini hari apa? Senin. SEMUA JUGA TAHU. Oke, ini Hari Peringatan Sumpah Pemuda. Bu...
-
source: kaskus.co.id Aku, Laut, Telepon Oleh : Refa Annisa “Dua puluh… dua puluh satu…” Kuhitung deburan ombak yang datang men...
-
Matryoshka Tau dong boneka yang dari kayu terus dibuka ada lagi, dibuka lagi ada lagi, dibuka lagi ada lagi, dengan kata lain beginilah ...
-
source: google.com Aku masih ingat jelas ketika aku baru mengenalmu. Aku hanya mengenalmu lewat dunia maya, walaupun dalam wujud nyata ...
0 comments:
Posting Komentar